MENEMPUH JALAN ALLAH

MENEMPUH JALAN ALLAH

Muhammad Chirzin, M. Ag

Madani Pustaka

Bisyr bin Al-Harits berkata,” Orang yang layak mendapatkan akhirat ada tiga golongan : ahli ibadah, orang zuhud dan shiddiq. Ahli ibadah ialah orang yang beribadah kepada Allah sambil menyertainya dengan permintaan. Orang zuhud adalah yang beribadah kepada Allah tanpa menyertainya dengan permintaan. Shiddiq adalah orang yang beribadah kepada Allah dengan keridhaan sambil menyesuaikan diri. Jika ia berpikir untuk mengambil dunia, maka ia mengambilnya, dan jika dia berpikir untuk meninggalkan dunia, maka dia meninggalkannya.”

Orang zuhud berkata,” Serahkanlah dunia kepada orang yang menginginkannya, sebagaimana mereka menyerahkan akhirat kepada orang yang menginginkannya. Jadilah di dunia ini layaknya lebah. Jika dia makan maka yang dimakan adalah hal-hal yang baik. Jika dia memberi makan, yang diberikannya adalah yang baik. Jika dia hinggap pada sesuatu, maka dia tidak mematahkan dan tidak pula mengotorinya.”

MERAIH BENING HATI DENGAN MANAJEMEN QOLBU

KH. Abdullah Gymnastiar

GIP

Jika kita terlalu berharap untuk mendapatkan sesuatu, kita akan kecewa saat tidak mendapatkannya. Makin banyak keinginan, maka makin banyak peluang kita untuk marah. Jadi, orang yang paling nikmat dalam hidup ini adalah orang yang paling sedikit kebutuhannya.

Dengan kebersihan hati, insya Allah otak akan lebih cerdas, ide lebih brilian, gagasan lebih cemerlang. Orang yang bersih hati itu punya kemampuan berpikir cepat daripada orang lain. Namun orang yang kotor hatinya, Cuma akan berjalan di tempat. Dia akan sibuk memikirkan kekurangan orang lain, yang ada dalam pikirannya hanyalah kejelekan orang. Hatinya akan menjadi sempit.

Bagi orang-orang yang berhati sempit, perkara kecil saja bisa menjadi masalah besar, apalagi perkara yang benar-benar besar.

FIQIH DAULAH

Dalam Perspektif Al- Quran dan Sunnah

Dr. Yusuf Al- Qaradhawy

Abul- Ala’ merangkum syair yang menggambarkan keberangan Abu Muslim terhadap para Amir pada zamannya :

” Kedudukan hanya menciptakan perasaan jemu.

Rakyat diperintah bukan untuk kepentingan mereka.

Mereka tiada henti dizhalimi dan ditipu.

Kemaslahatan dilanggar para buruh mereka.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s