GELISAH, SENDIRI DAN TERASING

Semakin banyak membaca, semakin banyak belajar, semakin banyak melakukan perjalanan, membuat hati selalu gelisah, muak, jenuh dan merasa asing menjalani kehidupan sehari-hari di hari demi hari yang aneh, orang-orang yang aneh, sistem yang aneh, pemerintah yang aneh, persepsi yang aneh, perubahan yang aneh, idealisme yang aneh, dunia yang aneh, dunia yang cuma permainan dan senda gurau belaka, Uya yang aneh !

Islam datang kepada dalam keadaan asing dan pada akhirnya nanti akan menjadi asing juga.

Gelisah…gelisah menjalani detik demi detik, disuguhi berita ketidak adilan di mana-mana, pembodohan, pemutarbalikan fakta, manusia makan bangkai golongannya sendiri, manusia menginjak-injak manusia lain, budak melahirkan tuannya. Di setiap waktu, setiap langkah, mata selalu melihat ketidaknyamanan, ketidakamanan, ketidakpedulian, ketidakpastian. Kuping selalu mendengar propaganda setan, iklan penghasut, berita bohong…semua mengejar dunia sedangkan maut juga mengintai dan mengejar mereka.

Kekuasaan, keserakahan,, semua orang saling sikut mau menangnya sendiri…muak, bosan. Muak karena tidak ada yang bisa dilakukan.

Aturan, hukum, aparat bisa dibuat, bisa diatur, bisa disuruh, bisa dipesan untuk kepentingan setan. Anjing ! ( sorry ya njing, ikut-ikutan orang mengumpat pakai nama kamu, padahal kamu nggak tahu apa-apa, padahal kamu lebih mulia dari manusia yang kusebut anjing, jauhhh lebih tinggi derajatnya. Sekali lagi aku pinjam namamu ya njing ). Anjing !

Pada saat keserakahan tidak bisa dilakukan sendiri, orang-orang bersekongkol, berkompromi, memanipulasi, bekerjasama, bikin MOU, nyogok, main suap, bernegosiasi, rapat paripurna, rapat fraksi taik, mengintimidasi.

Aku nggak bisa berbuat apa-apa ! Bodoh ! Cuma bisa gelisah, Cuma bisa mikirin diri sendiri, aku asing bagi diriku sendiri, aku ini apa ? aku ini siapa ?…aku tidak tahu.

Tidak Cuma masalah kaya dan miskin memang, tapi yang kaya makin kaya yang miskin tetap miskin, yang miskin makin banyak. Jurang keberadaan sangat dalam menimbulkan situasi yang tidak nyaman, tidak aman, mudah menimbulkan masalah, menyebabkan chaos, ketidakpastian. Rakyat disetting agar mau nggak mau mengikuti sistem ekonomi kapitalis oleh bangsanya sendiri, anak kecil sudah menuntut macam-macam sama orangtuanya, uang menjadi kekuasaan, kekuasaan melalui uang. Orang bersaing Cuma dalam materi, saling menjatuhkan, saling menghina, saling membanggakan hal yang keliru. Orang jadi senang lihat orang lain susah, orang jadi susah lihat orang lain senang.

Gelisah…sendiri…asing…lelah…and still…another questions I need to find the answers…

God, would you give me those answers ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s